5 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat SMS, Online, ATM, dll

Baru mendaftar BPJS Ketenagakerjaan tapi belum tahu cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan? Jangan bingung ya, karena caranya sangat mudah baik secara online atau offline. Namun cara online lebih banyak dipilih karena dianggap lebih praktis.

Sesuai namanya, BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum publik yang dapat memberikan perlindungan untuk para pekerja WNI/WNA di berbagai sektor baik formal atau informal. Dana ini bisa digunakan untuk klaim kecelakaan kerja, dana pensiun, dan santunan kematian.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

1. Lewat SMS

Lewat-SMS

Jika Anda tidak selalu memiliki paket data internet, atau sinyal internet dari provider Anda sedang tidak stabil misalnya, cek saldo BPJS Ketenagakerjaan tercepat dan praktis adalah lewat SMS. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Kirim SMS dengan format berikut: DAFTAR (spasi) SALDO#nomor KTP Anda#nama lengkap Anda sesuai KTP#tanggal lahir lengkap#nomor peserta BPJS Ketenagakerjaan.
  • Kirim SMS ke nomor 2725.

Format tanggal lahir yang dimaksud adalah (DD-MM-YYYY). Misalnya, jika tanggal lahir Anda adalah 20 Januari 1991, maka ketik seperti berikut: 10-01-1991.

  • Jika format yang Anda kirim benar, Anda akan segera mendapat SMS balasan hanya dalam hitungan detik. Sekarang balas SMS ini dengan ketik SALDO (spasi) nomor peserta yang dikirim tadi, lalu kirim ke 2757.
  • Beberapa saat setelahnya, Anda akan menerima SMS balasan yang menginformasikan jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan Anda.

Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS seperti ini bisa dipraktekkan untuk pelanggan berbagai operator di dalam negeri, mulai dari Telkomsel, Indosat, hingga XL dan yang lainnya. Namun untuk Anda yang kebetulan sedang berada di luar negeri, format SMS ini tidak akan bisa digunakan.

Sedangkan bagi Anda yang berencana untuk ganti nomor hp, atau mungkin nomor hp Anda baru saja hilang, maka Anda harus memberitahu pihak BPJS agar format SMS di atas bisa berfungsi kembali. Caranya cukup kirim SMS dengan format berikut:

DAFTAR (spasi) GANTI (spasi) hp#nomor hp Anda yang lama#nomor e-KTP Anda, kemudian kirim ke 2757. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan SMS balasan berisi “Anda telah behasil mengganti………”

2. Gunakan Aplikasi

Gunakan-Aplikasi

BPJS Ketenagakerjaan memiliki aplikasi resmi yang bisa Anda download secara gratis dari App Store dan Google Play, namanya adalah BPJSTKU. Sebelum mengetahui cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi, download dulu aplikasinya, kemudian ikuti beberapa langkah berikut:

Jika ini adalah pertama kali Anda menggunakan aplikasi BPJSTKU, maka Anda harus mendaftar akun terlebih dulu dengan syarat berikut:

  • Siapkan nomor KPJ yang tertera di kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  • Siapkan alamat email Anda yang aktif dan password untuk akun BPJSTKU.
  • Masukkan nomor e-KTP, nama lengkap Anda sesuai KTP, tanggal lahir, dan data diri lain sesuai panduan registrasi aplikasi.
  • Setelah memiliki akun, login lah ke akun Anda dengan memasukkan email dan password, kemudian pilih menu “Lihat Saldo”.

3. Cek dari Website

Cek-dari-Website

Sedang tidak punya pulsa tapi juga malas untuk download aplikasi karena memori hp sudah penuh? Maka Anda bisa cek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat website. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka website resmi BPJS Ketenagakerjaan dari browser Anda. Alamatnya adalah bpjsketenagakerjaan.go.id.
  • Pilih kategori “Layanan Peserta” (biasanya ada pojok kanan atas).
  • Pilih “Tenaga kerja” dan tunggu sampai muncul pop-up. Kemudian klik “BPJSTKU”.
  • Selanjutnya Anda akan diminta untuk login, dengan cara memasukan alamat email dan password yang sebelumnya sudah Anda daftarkan akun BPJSTKU.
  • Setelah berhasil login, pilih menu “Lihat Saldo”, dan layar laptop/smartphone Anda akan langsung menampilkan jumlah saldo Anda.

Jika Anda adalah pemilik baru BPJS Ketenagakerjaan dan belum memiliki akun, Anda bisa mendaftar dengan cara berikut:

  • Buka halaman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/ dan klik “Daftar Pengguna”.
  • Akan ada selembar formulir online yang perlu Anda isi sesuai dengan data diri, yang mencakup nama lengkap sesuai KTP, nomor e-KTP Anda, nomor kartu peserta Jamsostek, alamat email Anda yang masih aktif, nomor hp, dll.
  • Klik “Setuju” setelah Anda mengisi formulir dengan benar dan lengkap, lalu klik “Daftarkan”. Jika tulisan ini tidak ada, Anda juga bisa klik “Submit Data”, yang maksudnya adalah sama tapi beda istilah saja.
  • Beberapa detik setelahnya, Anda akan menerima verifikasi lewat SMS atau email. Cek salah satunya dan masukkan “Kode aktivasi” yang Anda terima ke kolom yang sudah disediakan.
  • Setelah itu klik tombol “Kirim”. Jika prosesnya berhasil, Anda akan mendapatkan notifikasi yang dikirim via email.

4. Lewat Mesin ATM

Lewat-Mesin-ATM

Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dari mesin ATM juga tak kalah mudah dan cepat dari tiga cara sebelumnya. Anda hanya perlu mengikuti panduan di bawah ini:

  • Datang ke mesin ATM BNI terdekat (hanya bisa lewat BNI).
  • Masukkan kartu ATM dan pin Anda seperti biasa.
  • Pilih menu “Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan” dan pilih “Cek Saldo”.

5. Datang Langsung ke Kantor BPJS TK

Datang-Langsung-ke-Kantor-BPJS TK

Jika kebetulan jarak rumah Anda dekat dengan kantor BPJS TK atau Anda sedang melewatinya, Anda bisa mampir sebentar untuk cek saldo. Namun Anda harus bisa menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan tanda pengenal berupa e-KTP atau minimal SIM.

Anda bisa langsung mendatangi petugas dan menyampaikan maksud Anda. Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan seperti ini mungkin bukan yang paling praktis, tapi bisa menjadi alternatif bagus dan paling akurat jika misalnya empat cara sebelumnya tidak berhasil Anda lakukan karena sejumlah alasan.

Cara Klaim JHT

Cara-Klaim-JHT

JHT adalah singkatan dari Jaminan Hari Tua, yang merupakan salah satu program yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Dana JHT bisa Anda klaim/cairkan setelah Anda pensiun, mengalami cacat permanen karena kecelakaan di tempat kerja, atau diberikan kepada keluarga/ahli waris jika Anda meninggal dunia karena kecelakaan di tempat kerja. Sebelum mengajukan klaim, ada beberapa dokumen yang harus disiapkan, yaitu:

  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (asli dan fotokopi).
  • E-KTP Anda (fotokopi dan asli).
  • Buku tabungan bank (asli dan fotokopi).
  • Kartu Keluarga (asli dan fotokopi).
  • Surat dari perusahaan yang menyatakan bahwa Anda aktif bekerja dan berapa banyak dana yang ingin Anda carikan (10% atau 30%). Surat ini harus asli alias bukan fotokopi.
  • Formulir pengajuan klaim JHT yang sudah Anda isi dengan benar dan lengkap.

Selanjutnya, Anda bisa mencairkan dana JHT dengan cara berikut:

  • Buka https://es.bpjsKetenagakerjaan.go.id/login/.
  • Masuklah ke akun Anda dan pilih menu “JHT”, lalu pilih “Klaim JHT”.
  • Isi formulir online yang Anda terima, dan klik “Kirim” jika semua data yang dimasukkan sudah benar dan lengkap.
  • Masukkan kode verifikasi yang Anda terima lewat SMS atau email.
  • Scan dokumen persyaratan yang sudah disebutkan sebelumnya, kemudian upload ke website ini, lalu klik “Kirim”.

Biasanya, Anda perlu menunggu paling lama 1×24 jam untuk mendapatkan email konfirmasi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan. Jika sudah dikonfirmasi, silahkan print dokumen tersebut, kemudian datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan sambil membawa tanda bukti yang sudah Anda print tadi.

Anda hanya memiliki waktu 2×24 jam untuk mengirim berkas ini terhitung sejak Anda melakukan pengajuan klaim online. Jika dokumen Anda lolos verifikasi, dana JHT akan langsung ditransfer ke rekening Anda paling lama 10 hari kerja.

Ada sejumlah cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi atau keinginan, baik secara offline atau online. Jika karena suatu keadaan Anda membutuhkan dana JHT, Anda juga bisa mencairkannya dengan cara di atas.

 

Lihat Juga : Nomor Call Center BPJS Pusat (Kesehatan & Ketenagakerjaan) 24 Jam